Domino99
Bandar Sakong
Bandarkiu
Bandar Bola
Bandarkiu
DominoQQ
Capsa Online
Bakarat Online
899SPORT

Hotnews United Airlines Rugi 3,3 Trilyun Usai Kasus Seret Penumpang

By: On:

Hotnews United Airlines Rugi 3,3 Trilyun Usai Kasus Seret Penumpang –  Maskapai Penerbangan milik Amerika Serikat, United Airlines, harus menelan pil pahit usai memperlakukan kasar kepada salah seorang penumpangnya kemarin. Sebab, nilai pasar perusahaan tersebut jatuh USD 250 juta atau setara Rp 3,3 triliun.
Dilansir dari CNN, Rabu (12/4), pada awal perdagangan kemarin nilai saham United Continental Holdings (UAL) jatuh cukup dalam sekitar 4 persen. Angka tersebut setara dengan kehilangan USD 1 miliar nilai pasar.
Namun, perusahaan mampu meredam jatuhnya nilai saham usai sang pemimpin memberikan penjelasan. Saham UAL kembali merangkak naik. Namun, tetap tidak bisa meloloskannya dari kerugian. Di mana, pada penutupan, mereka tetap kehilangan nilai pasar sebesar USD 250 juta.
Sebelumnya, United Airlines memicu kemarahan publik lantaran memberi pelayanan sangat buruk kepada penggunanya. Pasalnya, salah satu penumpang dipaksa turun dan diseret dari kabin pesawat dengan alasan kelebihan penumpang.
Perlakuan buruk tersebut sempat direkam dan diunggah ke berbagai akun media sosial oleh penumpang lain. Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang sepertinya keturunan Asia diseret menyusuri lorong kabin pesawat dengan tubuh lemas dan mulut berdarah.
Tak hanya itu, penampilan pria Asia tersebut juga sama mengenaskannya. Kacamata yang dikenakannya miring dan pakaiannya pun terbuka hingga ke bagian perut. Melihat perlakuan tersebut, salah satu penumpang perempuan marah.
“Kalian kejam sekali, ya Tuhan. Apa yang kalian lakukan kepada pria itu,” hardik penumpang tersebut, seperti dilaporkan oleh tim duniamaya.me.

Hotnews United Airlines Rugi 3,3 Trilyun Usai Kasus Seret Penumpang

Hotnews United Airlines Rugi 3,3 Trilyun Usai Kasus Seret Penumpang

 

Pesawat tersebut dijadwalkan akan terbang dari Bandara Internasional O’Hari Chicago ke Louisville, Kentucky.
Namun, meski terbukti pegawainya telah melakukan hal tak pantas, Pemimpin Eksekutif United Airlines, Oscar Minoz, tidak meminta maaf juga. Dalam surat edaran tertulis bahwa penumpang malang itu telah menentang petugas keamanan.
“Kami mencari relawan yang mau turun dari pesawat dan menawarkan kompensasi senilai USD 1.000 (setara RP 13,2 juta). Tetapi tidak ada yang bersedia. Petugas kami kemudian mendekati salah satu penumpang dan meminta maaf karena dia tidak bisa ikut terbang tetapi dia menolak mematuhi instruksi tersebut dan meninggikan suaranya,” tulis Minoz dalam surat edaran tersebut. duniamaya.me

No Responses

Leave a Reply