Domino99
Bandar Sakong
Bandarkiu
Bandar Bola
Bandarkiu
DominoQQ
Capsa Online
Bakarat Online
899SPORT

Hotnews Rencana Peledakan Pesawat Komersil Bermotif Teroris Islamis

By: On:

Hotnews Rencana Peledakan Pesawat Komersil Bermotif Teroris Islamis

 

Hotnews – Perdana Menteri (PM) Australia, Malcolm Turnbull menyebut pelaku yang merencanakan peledakan pesawat komersial memiliki motif teroris Islamis. Empat tersangka yang ditahan, masih terus menjalani pemeriksaan.

Berbagai media Australia melaporkan bahwa para pelaku berencana meledakkan sebuah pesawat komersial dengan gas beracun atau bom rakitan yang disamarkan sebagai alat pencacah daging. Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull enggan mengomentari laporan itu, namun mengakui rencana teror ini cukup ‘canggih’.

“Saya harus menghormati integritas penyelidikan,” ucap PM Turnbull seperti dilansir duniamaya.me, Senin (31/7/2017).

“Tapi saya bisa katakan bahwa tentu polisi akan menyelidiki niat pelaku dan bagaimana mereka mengembangkan kemampuan itu. Jelas akan ada lebih banyak hal yang muncul beberapa hari ke depan. Rencana tersebut diduga memiliki motivasi teroris ekstremis, Islamis,” ujarnya.

Dalam konferensi pers bersama PM Turnbull seperti dilansir Reuters, Komisioner Kepolisian Federal Australia (AFP), Andrew Colvin memberi pernyataan senada. “Kami meyakini (rencana teror) ini merupakan terorisme yang terinspirasi Islamis. Tepatnya apa yang ada di balik ini semua, masih perlu kita selidiki secara menyeluruh,” ujarnya.

Media lokal Australia, seperti Sydney Morning Herald dan The Australian, melaporkan para pelaku berencana menggunakan bom rakitan dan gas beracun dalam serangannya. Bom berisi serpihan kayu dan material peledak dimasukkan ke dalam perlengkapan dapur, seperti alat pencacah daging.

Sedangkan sejumlah sumber yang dikutip The Australian menyebut, para pelaku berencana menggunakan alat yang bisa mengeluarkan gas beracun mengandung sulfur. Alat ini disebut bisa membunuh atau membuat semua orang di dalam pesawat pingsan.

Secara terpisah, Menteri Kehakiman Australia, Michael Keenan memberikan pernyataan senada dengan PM Turnbull, yakni rencana teror ini ‘cukup canggih’. Empat pria yang ditangkap pada Sabtu (29/7) malam, merupakan dua pria Australia keturunan Libanon bersama kedua anak laki-lakinya saat ditelusuri tim duniamaya.

“Ini merupakan rencana untuk menjatuhkan sebuah pesawat dengan gagasan menyelundupkan sebuah alat ke dalam pesawat, untuk memampukan mereka melakukan hal itu,” sebut Michael Keenan.

Identitas empat pria yang ditahan saat ini tidak dirilis ke publik. Namun pengadilan setempat pada Minggu (30/7) malam, memperpanjang masa penahanan keempat tersangka hingga tujuh hari ke depan. Dakwaan pidana belum dijeratkan kepada para tersangka.

No Responses

Leave a Reply