Domino99
Bandar Sakong
Bandarkiu
Bandar Bola
Bandarkiu
DominoQQ
Capsa Online
Bakarat Online
899SPORT

Hotnews PBB Desak Indonesia Tinjau Ulang Hukum Yang Menjerat Ahok

By: On:

Hotnews PBB Desak Indonesia Tinjau Ulang Hukum Yang Menjerat Ahok – Kasus penodaan agama yang menyeret Mantan Bupati Belitung Timur, Basuki Tjahaja Purnama kedalam jeruji besi ini pun menjadi perhatian sorotan Internasional. Tidak main-main, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan mendesak agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk meninjau ulang kembali hukum yang telah menjerat Ahok ini.

“Kami memperhatikan hukuman penjara untuk Gubernur Jakarta atas tuduhan penodaan agama Islam. Kami mendesak pihak Indonesia untuk meninjau ulang hukum penistaan tersebut,”demikian pernyataan dari Kantor Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Asia Tenggara PBB (OHCHR) melalui akun Twitter resmi mereka saat ditelusuri duniamaya.me

Amnesty Internasional sependapata dengan OHCHR juga menyatakan bahwa putusan pengadilan terhadap Gubernur Jakarta, Basuki Tjahja Purnama dengan hukuman dua tahun penjara merupakan cerminan ketidakadilan di Indonesia.
“Putusan ini memperlihatkan ketidakadilan dalam hukum penodaan agama di Indonesia, yang harus segera dihapus,”tulis Amnesty International.

Amnesty International lalu menjelaskan bahwa pasal 156 dan 156(a) KUHP tentang penodaan agama harus dihapus karena dirasa dapat dimanfaatkan orang lain untuk menghukum orang yang sebenarnya hanya ingin menyampaikan pendapatnya.

Tidak hanya itu saja, Uni Eropa juga ikut menyuarakan hal yang sama. Melalui pernyataan resminya, kantor perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam menyatakan bahwa hukum penodaan agama tersebut dapat menghalangi kebebasan seseorang mengeluarkan pendapat.
“Uni Eropa secara konsisten menyatakan bahwa hukum yang mengkriminalisasi penistaan agama secara diskriminatif dapat menimbulkan terhalangnya kebebasan berekspresi dan atau kebebasan beragama dan kepercayaan,”tulis Uni Eropa dalam situs resmi mereka.

Sejumlah pejabat pemerintah dari perwakilan asing di Indonesia pun turut angkat bicara tak lama berselang putusan pengadilan dibacakan termasuk Moazzam Malik, Duta Besar Inggris untuk Indonesia.
“Saya kenal Ahok, saya mengagumi kerjanya untuk Jakarta. Saya yakin dia bukan anti-Muslim. Doa saya untuk Ibu Vero dan keluarga. Para pemimpin harus menjaga toleransi dan kerukunan,”kata Malik saat ditelusuri tim duniamaya.me

No Responses

Leave a Reply